welcome to ARIMA area

salah satu amal yang tak kan terputus pahalanya meski seseorang telah meninggal dunia adalah ilmu yang bermanfaat. lewat blog ARIMA ini semoga menjadikan ilmu yang kami miliki dapat memberikan manfaat meskipun hanya sedikit.

Diberdayakan oleh Blogger.
RSS


The Second Step of ARIMA Box-Jenkis: Estimasi Model ARIMA
Dari proses identifikasi, kita menduga bahwa series yang dianalisis merupakan proses ARIMA  maka modelnya sebagai berikut:
Yt = δ + a1 Yt-1 + a2 Yt-2 + . . .+ et
Ada dua cara yang mendasar untuk mendapatkan parameter-parameter:
a.    Dengan cara mencoba-coba (trial and error), menguji beberapa nilai yang berbeda dan memilih satu nilai tersebut (atau sekumpulan nilai, apabila terdapat lebih dari satu parameter yang akan ditaksir) yang meminimumkan jumlah kuadrat nilai sisa (sum of squared residual).
b.    Perbaikan secara iteratif, memilih taksiran awal dan kemudian membiarkan program komputer memperhalus penaksiran tersebut secara iteratif.
Pengujian hipotesis terhadap parameter adalah sebagai berikut.
Hipotesis:
H0: i = 0 (parameter tidak signifikan)
H1: i ≠ 0 (parameter signifikan)
Taraf signifikan (α) : 5%
Statistik Uji :
Daerah Kritis : tolak H0 jika P-Value<α atau >
     Keputusan dan kesimpulan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar