welcome to ARIMA area

salah satu amal yang tak kan terputus pahalanya meski seseorang telah meninggal dunia adalah ilmu yang bermanfaat. lewat blog ARIMA ini semoga menjadikan ilmu yang kami miliki dapat memberikan manfaat meskipun hanya sedikit.

Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

The first step of ARIMA Box-Jenkis : Identification

Identifikasi mencakup aspek cek stasioneritas data dalam mean dan varians serta menduga atau menentukan ordo model awal.
Stasioneritas berarti tidak terdapat pertumbuhan atau penurunan pada data. Data secara kasarnya harus horizontal sepanjang sumbu waktu. Dengan kata lain, fluktuasi data berada di sekitar suatu nilai rata-rata yang konstan, tidak tergantung pada waktu dan varians dari fluktuasi tersebut pada pokoknya tetap konstan setiap waktu. Hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa kebanyakan deret berkala bersifat nonstasioner dan bahwa aspek-aspek AR dan MA dari model ARIMA hanya berkenaan dengan deret berkala yang stasioner. Mula-mula dicek stasioneritas varians dengan melihat hasil Box-Cox plot. Jika varians tidak stasioner, maka dilakukan transformasi logaritma. Untuk mengecek stasioneritas mean bias dilihat secara visual dari plot ACF. Suatu deret waktu yang tidak stasioner dalam mean harus diubah menjadi data stasioner dengan melakukan differencing. Yang dimaksud dengan differencing adalah menghitung perubahan atau selisih nilai observasi. Nilai selisih yang diperoleh dicek lagi apakah stasioner atau tidak. Jika belum stasioner maka dilakukan differencing lagi.

Instrumen utama untuk identifikasi model ARIMA adalah Fungsi Autokorelasi (ACF) dan Fungsi Autokorelasi Parsial (PACF) melalui korelogramnya. ACF mengukur korelasi antar pengamatan dengan jeda k, sedangkan PACF mengukur korelasi antar pengamatan dengan jeda k dan dengan mengontrol korelasi antar dua pengamatan dengan jeda kurang dari k. PACF adalah korelasi antara yt dan yt-k setelah menghilangkan efek yt yang terletak diantara kedua pengamatan tersebut. Ingat bahwa dalam regresi berganda, k mengukur tingkat perubahan terhadap y bila xk berubah satu unit dengan β menganggap regresor lainnya konstan. k disebut juga koefisien regresi parsial. Acuan model ACF dan PACF sebagai berikut.
Model
Pola ACF
Pola PACF

AR (p)
Menyusut secara eksponensial atau pola gelombang sinusoidal yang tidak begitu jelas
Ada tiang pancang sampai lag p



MA (q)
Ada tiang pancang yang jelas sampai lag q
Menyusut secara eksponensial


ARMA (p,q)
Menyusut secara eksponensial
Menyusut secara eksponensial

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar